Keindahan: antara subyektivitas dan obyektivitas


Apa itu keindahan?

Semua punya persepsi masing-masing tentang keindahan. Entah subyektif, entah obyektif (kalau ada) tak ada yang salah. Berikut adalah beberapa karya foto yang (mungkin) indah secara subyektif (sudut pandang orang pertama tunggal) dan obyektif (sudut pandang orang kedua, dst).

Maknai sendiri keindahan anda.!
 








The Dance Sunday Morning

The Dance Sunday Morning


Suatu pagi yang tak seperti pagi biasanya
Di bagian kota berslogan semangat pulau Jawa
Di sela-sela aktivitas pagi banyak orang
Dari barat, timur, selatan, dan utara
Beragam warna beragam nama
Berjalan merayap menuju satu titik
Berkumpul melebur menjadi satu

BERGOYANG…..!!!!!!







Tanya Cinta Ramayana


Tanya Cinta Ramayana
Salah satu kisah cinta terkenal adalah Ramayana. Menggambarkan cinta melalui sosok Rama dan Sinta.
Sinta yang menyerahkan semua yang ia miliki kepada Rama. Bahkan, ia rela terjun kedalam api untuk membuktikan kesetiaannya kepada Rama. Itu cinta?
Rama yang berjuang merebut kembali Sinta dari Rahwana, dengan bantuan Hanuman dan pasukan kera. Itu cinta?
Rama yang mengutus Hanuman untuk memberikan cincin kepada Sinta sebagai tes keperawanan Sinta, dan menyuruh Sinta terjun ke dalam api sebagai bukti kesucian Sinta untuk Rama. Itu cinta?
Kenapa wanita sulit menjadi Sinta?
Kenapa pria selalu seperti Rama?

Lantas apa arti sebuah cinta?







“Bulan” di awal Bulan



Oi…, Sinta merenung di taman
Melihat bulan kuning emas menawan
Hatinya senang pikiran melayang
Melamun akan cinta dan Rama
Oi…, Mandodari mengintip dibalik awan
Permaisuri Rahwana murka Sinta bahagia
Diutusnya mendung menutup bulan
Menghilangkan sinar bulan yang terang
Oi..., Mendung datang menyerang
Bulan pun redup perlahan
Semakin gelap sinar rembulan
Sinta terdiam khitmat dalam doa
Oi…, Bhatara Surya membantu sinar
Cahaya bulan mulai nampak namun samar
Mendung menyebar perlahan kalah
Sinar bulan tambah terang
Oi…, Sinta perlahan kembali senang
Karena bulan tetap terang
Menemani Sinta dalam kurungan (katanya)
Di Argasoka nan indah bagai surga (katanya)







Untuk Yang Hidup



    







Grebeg Mulud

Wisata Budaya Grebeg Mulud
Kota Solo memiliki banyak wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satu jenis wisata di kota Solo adalah wisata budaya yang salah satunya disebut Grebeg Mulud.
Bulan Rabiulawal kalender islam, merupakan salah satu bulan yang sakral di kota Solo. Di bulan tersebut merupakan bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi). Peringatan Maulid nabi dirayakan dengan dilaksanakannya ritual Grebeg Mulud, yang menurut kepercayaan masyarakat kota Solo dan sekitarnya memiliki dampak magis spiritual bagi yang mengikutinya.
Grebeg Mulud  merupakan ritual selamatan keraton Solo yang digelar setiap tanggal 12 Rabiulawal atau tepat pada peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun ini merupakan tradisi terpopuler dari beberapa jenis grebeg lainnya. Setiap digelarnya Grebeg Mulud ribuan pengunjung dari berbagai daerah tumpah ruah di halaman Masjid Agung Surakarta.
Gunungan merupakan maskot dari upacara tradisional Keraton Solo ini. Terdapat dua macam gunungan yang diarak dalam grebeg ini, gunungan lelaki dan perempuan. Gunungan lelaki berbentuk lingga terdiri dari hasil bumi seperti kacang panjang, cabai, dengan entho-entho di bagian atas. Sementara gunungan perempuan yang berbentuk yoni berisi berbagai makanan tradisional yang disusun layaknya bunga. Diantaranya adalah rengginang.
Tradisi Grebeg Mulud Keraton Solo masih dianggap sakral oleh banyak pengunjung yang selalu hadir setiap tahun. Gunungan yang dijadikan perebutan dianggap memiliki berkah bagi mereka yang berhasil mendapatkannya. Karena itu, prosesi pembagian gunungan selalu menjadi bagian paling seru, dramatis, sakral, sekaligus meriah dalam tradisi ini.

Sebelum Grebeg Mulud, pasar murah yang disebut Sekaten digelar. Aneka wahana permainan digelar dan banyak barang maupun makanan khas Solo dijual di pasar murah ini. Perayaan peringatan Maulud Nabi di kota Solo selalu menarik untuk dijadikan tujuan wisata setiap tahunnya.